Jutaan Batang Rokok dan Barang Bekas Dimusnahkan di Kendari

  • Whatsapp
Pemusnahan Jutaan Batang Rokok dan Barang Bekas di Kendari

GATENEWS – KENDARI: Negara mengalami banyak kerugian dari barang ilegal yang beredar di masyarakat. Dari hasil penangkapan di 2019 ini saja di Sulawesi Tenggara, milyaran rupiah tak masuk kas negara dari rokok dan pakaian serta sepatu.

Bertempat di Mako Lanal Kendari, Kamis (26/9/2019), sebanyak 4.862.280 batang rokok, 292 bales pakaian bekas, dan 385 bales sepatu bekas dimusnahkan Kantor Bea Cukai Kendari yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Padmoyo Tri Wikanto mengatakan, operasi penyitaan tersebut dilakukan mulai dari Kabupaten Kolaka Utara hingga Kabupaten Wakatobi dengan total nilai rokok ilegal 3, 47 milyar rupiah dan potensi kerugian negara lolosnya pungutan cukai sebesar 1,79 milyar rupiah.

Pakaian dan sepatu yang dimusnahkan merupakan hasil penangkapan KM Bumi Lestari pada 17 Januari 2019 lalu di Perairan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.

Rokok ilegal yang disita dan dimusnahkan karena tak menggunakan pita cukai sehingga melanggar ketentuan perbeacukaian.

“Rokok ilegal melanggar UU Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai, UU nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai,” ungkapnya.

Diakui Padmoyo penindakan yang dilakukan dapat berhasil karena koordinasi yang baik antar-instansi, baik dari unsur TNI maupun kepolisian, khususnya dari TNI AL yang ikut mengawal penarikan kapal dan barang bukti dari Wakatobi ke Kendari.

Selama proses penyidikan dan penuntutan pun, dia akuinya kalau Bea Cukai berkoordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan.

Balepress yang dimusnahkan tersebut telah mendapatkan putusan Pengadilan Negeri Wangi-wangi dengan nomor 41/Pid.Sus/2019/PN Wgw tanggal 20 Agustus 2019.

“Satu orang terdakwa dinyatakan bersalah, yakni nahkoda KM Bumi Lestari dengan dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,” terangnya.

Untuk diketahui, pemusnahan rokok ilegal dan balepres tersebut dilakukan serentak di tiga daerah di Sultra, yakni Kota Kendari, Kolaka dan Konsel.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi menyambut baik penangkapan dan pemusnahan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu dalam hal penindakan.

“Semoga dapat terus berkerjasama dalam meminimalisir serta mencegah masuknya produk-produk ilegal di wilayah Sultra,” tambahnya.

Laporan: Andar Y

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *