Pelintas Bersuhu di Atas 38 Derajat Tak Diizinkan Masuk Bombana

  • Whatsapp
Penjagaan Posko perbatasan Bombana- Kolaka

GATENEWS – BOMBANA: Pemda Bombana terus mengintensifkan pengawasan di sejumlah pintu masuk di wilayahnya dalam upaya mengantisipasi masuknya Covid-19.

Salah satu langkah yang ditempuh dengan melakukan pengecekan suhu badan di atas 38°C diimbau untuk pulang kembali dan tidak masuk ke Bombana.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bombana, Pajawa Tarika menegaskan hal ini saat mengunjungi jalur perbatasan Bombana-Kolaka.

“Hal ini ditegaskan guna menjaga Kabupaten Bombana tidak bertambah kasus ODP,PDP,OTG, hingga positif Covid-19,” katanya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Alimuddin, Senin (13/4/2020).

Pajawa mengaku Pemda Bombana selalu melakukan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Pihak pemda juga membentuk posko dan melakukan himbauan serta memperketat pemantauan arus keluar masuk sebagai transmisi lokal dari pintu masuk dan keluar Wilayah.

“Satgas kecamatan bersama pihak puskesmas yang ikut menjaga di perbatasan menuturkan jika setelah diperiksa dan ternyata suhu badan di atas 38°C maka orang tersebut seharusnya tidak boleh ke mana-mana lagi dan harus diisolasi guna mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.

Di tempat yang sama, salah satu pegawai puskesmas yang juga merupakan anggota satgas mengatakan ketika pihaknya menahan orang masuk Bombana di pos perbatasan bukannya melarang untuk masuk ke Bombana.

Namun orang dengan status dari luar daerah harus diisolasi mandiri guna mendapatkan perawatan medis dan disarankan untuk kembali ke tempat asalnya.

“Jika orang yang akan masuk ke Bombana setelah dilakukan pemeriksaan intensif di pos perbatasan wilayah berstatus ODP maka diperbolehkan masuk ke Bombana. Dengan catatan harus dipantau pulangnya ke mana dan datanya diserahkan ke aparat setempat guna dilakukan isolasi mandiri,” ungkapnya

Penulis : Hatamudin
Editor : Andi H

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *