Pemda Koltim Buka Konsultasi Publik Terkait RPJMD 2021-2026

  • Whatsapp
Konsultasi publik RPJMD Koltim 2021-2026. (Foto: Hasrianty/Gatenews)

GATENEWS – KOLAKA TIMUR : Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur melakukan konsultasi publik terkait rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Koltim Tahun 2021-2026. Plt Bupati Koltim, Andi Merya Nur, membuka kegiatan tersebut pada Senin (12/4/2021).

Mery menyampaikan visinya bersama almarhum Samsul Bahri Madjid untuk pembangunan Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021-2026, yakni “Sejahtera Bersama Masyarakat Kolaka Timur yang Agamis, Maju, Mandiri dan Berkeadilan”.

Bacaan Lainnya

Upaya untuk mewujudkan visi tersebut, dijabarkan menjadi sepuluh misi pembangunan Koltim, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis ajaran agama, ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta budaya lokal, maksudnya dengan melakukan pembinaan keagamaan ajaran agama secara benar.
Kemudian peningkatan aksebilitas, pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, yang bermaksud menjamin kesehatan bagi ibu dan anak. Percepatan kualitas infrastruktur publik yang memadai dan efektif, untuk mewujudkan penataan kawasan ibu kota lebih baik dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur.

Penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan melayani masyarakat, penjabarannya, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan meningkatkan kualitas aparatur sipil negara.

Lalu, peningkatan ekonomi masyarakat dan produktifitas pertanian, perkebunan, penguatan UMKM, koperasi dan pelaku usaha, dengan mewujudkan penguatan kapasitas penyuluh pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan sehingga kompetensinya dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat.
Penguatan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat, maksudnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Pembinaan dan pemberdayaan kepemudaan, olahraga dan seni budaya, dengan cara meningkatkan peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.

Selanjutnya, mengembangkan potensi wisata, artinya mengembangkan sektor pariwisata daerah melalui atraksi. Terwujudnya masyarakat yang aman, damai dan tertib; maksudnya mewujudkan toleransi kehidupan umat beragama. Serta pengelolaan lingkungan hidup secara profesional, selaras, serasi dan seimbang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maksudnya mewujudkan lingkngan hidup lestari dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pencapaian visi dan misi kami, akan diukur dari pencapaian kinerja pada aspek kesejahteraan, pelayanan umum, dan daya saling daerah. Keberhasilan kinerja yang ditunjukkan dari akumulasi pencapaian indikator outcome, dari pencapaian indikator yang memberi dampak dan dapat diukur satiap tahunnya,” jelas Andi Mery.

Lanjut bupati, pemerataan pembangunan di wilayah Koltim, menjadi prioritas pemerintah daerah berdasarkan isu strategis dan arah kebijakan yang akan dituntaskan dalam masa RPJMD Periode 2021-2026, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Aspek kesejahteraan masyarakat akan diukur melalui indikator marko yang melingkupi kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Kolaka Timur terkait pembangunan manusia, katertiban dan ketentraman, pemerataan pendapatan, dan kesempatan kerja.

Para ASN Kolaka Timur menghadiri Konsultasi Publik RPJMD Koltim 2021-2026. (Foto: Hasrianty/Gatenews)

Bupati juga mengungkapkan target kinerja ekomoni daerah 2021-2026 dalam penetapan indikator kinerja pembangunan yang akan dicapai, yakni:

  1. Target pertumbuhan ekonomi dimulai 5,63 sampai dengan 6,20 pada akhir masa periode.
  2. Tingkat penduduk miskin dimulai 13,17% menjadi 12,80% pada akhir masa periode.
  3. Tingkat pengangguran terbuka dimulai 3,25% sampai dengan 2,95% pada akhir masa periode.
  4. Indeks pembangunan manusia dimulai 66,49 sampai dengan 67,25% pada akhir masa periode.
  5. Gini ratio dimulai 0,3606 sampai dengan 0,3582 pada akhir masa periode
  6. Kontribusi PDRB sector pertanian dimulai 42,06% sampai dengan 42,53 pada akhir masa periode.

Indikator kinerja daerah sebagai alat ukur menilai kinerja organisasi, yang membantu Bupati dan Wakil Bupati untuk pencapaian pembangunan daerah. Indikator ini juga yang mengukur kemampuan daerah, dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dengan didukung oleh pertumbuhan sektor pertanian serta sektor unggulan lainnya.

“Kami optimis Kabupaten Kolaka Timur akan terus berkembang, maju dan sejahtera walaupun satu-satunya kabupaten yang akan tidak memiliki wilayah laut di Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya optimis.

Laporan: Hasrianty

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *