Pemda Mubar Serahkan Bantuan Korban Gempa Sulbar, Warga Tersebar di Mamuju

  • Whatsapp
Pemda Mubar Serahkan Bantuan Korban gempa di Sulbar Masyarakat Muna dan Mubar Tersebar di Kab.Mamuju

GATENEWS : MUNA BARAT – Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah melepas bantuan logistik untuk korban gempa Bumi di Kabupaten Majene dan Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) pada hari Senin yang lalu. Pengiriman bantuan tersebut sebagai bentuk keprihatinan dan rasa kemanusiaan kepada masyarakat Sulbar, khususnya masyarakat Suku muna yang ada di kab.Majene dan Kab.Mamuju yang sedang berjuang usai tertimpa musiba Gempa bumi.

Rombongan Pemda Mubar yang tiba di Sulawesi Barat, langsung berkordinasi dengan Kordinator Relawan yakni, Prof.Kartini sekaligus Sekda Provinsi Sulbar.

Usai melakukan kordinasi di Prov.Sulbar, Rombongan Mubar langsung melakukan kordinasi dengan Pemda Kab.Mamuju sekaligus menyerahkan bantuan logistik untuk korban gempa Bumi.

“Penyerahannya Bantuan Untuk korban Gempa Sulawesi Barat langsung di Posko BNPB Kabupaten Mamuju dan diterima langsung oleh wakil Bupati Mamuju. Penyerahan bantuan tersebut sesuai arahan Pemda Mubar”, terang kordinator rombongan , Kasat Pol.PP Mubar, La Ode Sagala melalui telpon selulernya,Jumat (5/2/2021).

Kasat Pol.PP Mubar, mengungkapkan bahwa, Kab. Mamuju merupakan salah satu daerah yang yang terkena Gempa dahsyat dan sebagian korban gempa merupakan masyarakat Suku muna.

“Informasi awal yang kita dapat itu sekitar 87 orang dan Informasi dari Prov.Sultra korban gempa masyarakat Muna di Sulawesi Barat sebanyak 45 orang. Setelah berkordinasi dengan Pemerintah Mamuju, Masyarakat suku Muna tersebar di Lima Kecamatan dan mengungsi di tujuh lokasi pengungsian kab.Mamuju. “,jelasnya.

Rombongan Relawan juga sempat bertemu dengan salah satu masyarakat suku Muna yang terdampak bencana di Mamuju tapi kondisinya kurang tepat. Mereka beranggapan bahwa bantuan itu langsung diserahkan kepada masyarakat suku Muna.

“Anggapannya mereka begitu. Tapi kita juga tidak berani, dan langsung menyarankan untuk melakukan kordinasi dengan Pemda Mamuju”,ujarnya.

Berdasarkan pantau rombongan Pemda Mubar, kondisi yang terpantau dari Kabupaten Majene sampai Kab.Mamuju sangat memprihatinkan. Aktifitas masyarakat lumpuh total dan yang paling parah ada di Kabupaten Mamuju. Meski Kab.Majene Pusat Gempa, namun wilayah yang paling parah ada di Kab. Mamuju karena banyak gedung tinggi rubuh dan 5 kecamatan hancur total.

“Saat ini masyarakat disana belum ada yang berani tinggal di dalam rumah karena kemarin ada gempa susulan sekitar 5,2 skala Richter. saat ini masyarakat Kab.Majene dan Kab.Mamuju telah mendirikan tenda pengungsian, dilapangan-lapangan dan di depan rumah warga”, kata La Ode Sagala.

Kita juga berharap, dengan bantuan ini dapat dimanfaatkan seperlunya dan bencana ini dapat berhenti di Sulawesi Barat.

“Kita doakan semoga saudara-saudari kita yang terkena bencana di Kab.Majene dan Mamuju dapat di beri keselamatan, kesabaran, ketabahan dan kekuatan dalam berjuang mengadapi cobaan ini. Semoga bencana ini cepat berakhir dan kondisi masyarat segera pulih seperti sedia kala”,pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *