Wajah DPRD Bombana Periode 2019-2024

  • Whatsapp
Prosesi Pelantikan Anggota DPRD Bombana Periode 2019-2024

GATENEWS – BOMBANA: Sebanyak 25 Anggota DPRD Kabupaten Bombana masa bakti 2019-2024 resmi dilantik dan disumpahnya oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pasar Wajo, Andi Eddy Viyata, SH di Auditorium Kantor Bupati Bombana pada 1 Oktober 2019. Para legislator merupakan perwakilan sepuluh partai politik yang tersebar di lima daerah pemilihan.

Didominasi Legislator Baru
Pemilik kursi parlemen Bombana periode 2019-2024 didominasi pendatang baru. Dari 25 anggota legislatif, terdapat 17 legislator baru. Mereka adalah Ardi A., S.P., M.M. (PAN), Askhar, S.T. (PAN), Zalman, S.IP. (Nasdem), Husnul Fuadi, S.Kel. (Nasdem), Kal Asyar, S.T. (Nasdem), Ashari Usman, S.Pd., M.Si. (Nasdem), Akmal, S.Ip. (Golkar), Iskandar, S.P. (PKB), Nurkolis, Amd. (PKB), Nasruddin, S.H., M.H. (PKB), Suryadi, S.P. (Gerindra), Andi Sambaloge, (Gerindra), Hasan (PPP), Andi Mashar, S.Sos. ( Hanura), Herlin, S.Psi. (PDIP), Yuslia, S.H. (PDIP), dan Salma (PKS).

Bacaan Lainnya

Sementara 8 legislator yang tetap bertahan yakni, Andi Firman, S.E., M.Si. (PAN), Musrif (PAN), Abd Rauf, S.IP. (PAN), Arsyad, S.Pd. (Nasdem), Andi Wawan, S.Sos., M.Si. (Gerindra), Rumiyanto, S.Pd. (Demokrat), Amiadin, S.H. (PPP), dan Drs. Ahmad Mujahid (Golkar).

Sebaran Partai dan Unsur Pimpinan
Nasdem, PAN, dan PKB merupakan tiga partai yang berhak menduduki kursi pimpinan di DPRD Bombana.

Nasdem dengan lima kursi menduduki posisi Ketua DPRD Bombana. Meskipun jumlah kursi tersebut sama dengan PAN, tetapi Nasdem memiliki jumlah suara lebih banyak saat pileg April 2019 lalu. PAN mendapatkan kursi Wakil Ketua I DPRD Bombana.

PKB dengan tiga kursi berhak atas kursi Wakil Ketua II DPRD Bombana karena memiliki suara lebih banyak dibandingkan Gerindra.

Gerindra mendapatkan tiga kursi. PDIP, PPP, dan Golkar meraih dua kursi. Partai Hanura, Demokrat, dan PKS memperoleh satu kursi.

Pembagian Fraksi
Sepuluh partai yang ada di DPRD Bombana periode 2019-2024 terbagi menjadi enam fraksi. Empat fraksi merupakan gabungan partai, sedangkan dua lainnya merupakan fraksi utuh. Partai Golkar dan Nasdem membentuk Fraksi Nasdem Berkarya. PKB dan PKS membentuk Fraksi Kebangkitan Keadilan. PDIP dan Demokrat menjadi Fraksi Perjuangan Demokrasi. PPP dan Hanura membuat Fraksi Persatuan Nurani. Fraksi PAN dan Fraksi Gerindra.

Para Anggota DPRD Bombana Periode 2019-2024
  1. Farksi NasDem Berkarya
    Arsyad, S.Pd. – Nasdem (Penasehat)
    Zalman, S.IP. – Nasdem (Ketua)
    Drs. Ahmad Mujahid – Golkar (Wakil Ketua)
    Ashari Usman, S.Pd., M.Si. – Nasdem (Sekretaris)
    Husnul Fuadi, S.Kel. – Nasdem (Anggota)
    Kal Asyar, S.T. – Nasdem (Anggota)
    Akmal, S.IP. – Golkar (Anggota)
  2. Fraksi PAN
    Ardi A., S.P., M.P. – PAN (Penasehat)
    Abdul Rauf, S.IP. – PAN (Ketua)
    Andi Firman, S.E., M.Si. – PAN (Wakil Ketua)
    Musrif – PAN (Sekretaris)
    Askhar, S.T. – PAN (Anggota)
  3. Fraksi Kebangkitan dan Keadilan
    Iskandar, S.P. – PKB (Penasehat)
    Nurkolis, A.Md. – PKB (Ketua)
    Nasruddin, S.H., M.H. – PKB (Wakil Ketua)
    Salma – PKS (Sekretaris)
  4. Fraksi Perjuangan Demokrasi
    Rumiyanto, S.Pd. – Demokrat (Ketua)
    Yuslia, S.H. – PDIP (Anggota)
    Herlin, S.Psi. – PDIP (Anngota)
  5. Fraksi Persatuan Nurani
    Amiadin, S.H. – PPP (Ketua)
    Andi Mashar, S.Sos. – Hanura (Sekretaris)
    Hasan – PPP (Anggota)
  6. Fraksi Gerindra
    Andi Wawan Idris, S.Sos., M.Si. – Gerindra (Ketua)
    Suryadi, S.P. – Gerindra (Sekretaris)
    Andi Sambaloge – Gerindra (Anggota)

Dapil Para Legislator
Dapil Bombana 1 (Kepulauan Masaloka Raya, Mata Oleo, Rumbia, dan Rumbia Tengah)

  1. Andi Wawan Idris, S.Sos., M.Si. (Gerindra),
  2. Zalman, S.IP. (Nasdem),
  3. Abdul Rauf, S.IP. (PAN),
  4. Hasan (PPP),
  5. Herlin, S.Psi. (PDIP).

Dapil Bombana 2 (Poleang Selatan, Poleang Tenggara, Poleang Timur, Poleang Utara)

  1. Ardi A., S.P., M.P. (PAN),
  2. Arsyad, S.Pd. (Nasdem),
  3. Andi Sambaloge (Gerindra),
  4. Yuslia, S.H. (PDIP),
  5. Nasruddin, S.H., M.H. (PKB).

Dapil Bombana 3 (Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah, dan Tontonunu)

  1. Askhar, S.T. (PAN),
  2. Suryadi, S.P. (Gerindra),
  3. Akmal, S.IP. (Golkar),
  4. Kal Asyar, S.T. (Nasdem),
  5. Andi Mashar, S.Sos. (Hanura),
  6. Salma (PKS).

Dapil Bombana 4 (Lantari Jaya, Mata Usu, Rarowatu, dan Rarowatu Utara)

  1. Husnul Fuadi, S.Kel. (Nasdem),
  2. Andi Firman, S.E., M.Si. (PAN),
  3. Rumiyanto, S.Pd. (Demokrat),
  4. Nurkolis, A.Md. (PKB).

Dapil Bombana 5 (Kabaena, Kabaena Barat, Kabaena Tengah, Kabaena Utara, Kabaena Selatan, dan Kabaena Timur)

  1. Musrif (PAN),
  2. Ashari Usman, S.Pd., M.Si. (Nasdem),
  3. Iskandar, S.P. (PKB),
  4. Amiadin, S.H. (PPP),
  5. Drs. Ahmad Mujahid (Golkar).

Legislator Perempuan
Terdapat tiga legislator perempuan yang merupakan pendatang baru di parlemen Bombana. Tiga Kartini parlemen tersebut yakni Salma, Herlin, dan Yuslia. Mereka mengaku telah berkomitmen sebagai penyalur aspirasi masyarakat selama lima tahun menduduki kursi dewan.

Tiga Legislator Perempuan DPRD Bombana Periode 2019-2024

Salma merupakan legislator asal PKS yang terpilih di Dapil 3 Bombana yakni Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah, dan Tontonunu.

Diakuinya, menjadi wakil rakyat tidak mudah dengan posisinya sebagai seorang perempuan. Namun, Salma mengaku telah berkomitmen untuk mendedikasikan dirinya untuk masyarakat di dapilnya.

“Sebagai representasi masyarakat yang dipilih langsung oleh mereka maka kami berkewajiban menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah, baik itu bersifat usulan maupun kritikan,” tegas Salma.

Dua srikandi lainnya yakni Herlin dan Yuslia merupakan legislator dari PDIP. Keduanya juga menempati posisi penting di partai berlambang banteng tersebut.

Herlin merupakan Sekretaris DPC PDIP Bombana yang terpilih di Dapil 1 Bombana meliputi Rumbia, Rumbia Tengah, Masaloka, dan Mata Oleo. Sedang Yuslia adalah Bendahara DPC PDIP Bombana yang lolos dari Dapil 2 Bombana meliputi Poleang Timur, Poleang Selatan, Poleang Utara dan Poleang Tenggara.

Herlin mengukuhkan dirinya untuk berkontribusi memperjuangkan kepentingan masyarakat Bombana. Walau tak menampik dirinya yang masih minim pengalaman, ia berjanji akan belajar agar dapat cepat beradaptasi.

“Insha Allah saya akan fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, perempuan, dan anak,” katanya.

Yuslia pun demikian. Ia berjanji akan menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan memperjuangkan masyarakat di parlemen.

“Saya akan berusaha secara maksimal karena jabatan ini adalah amanah dari masyarakat,” tegas Yuslia. (Advertorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *